header iklan
Ternyata, Stunting di Indonesia Masih Lampaui Standar WHO
Penulis : Alisundana |
Selasa 28 February 2023, 08:25 WIB |
stunting

WASTU.ID - Ternyata, stunting di Indonesia masih Lampaui standar WHO.

Stunting secara umum dimaknai sebagai pengerdilan fisik. Yakni tinggi badan anak di bawah normal, serta tidak maksimalnya perkembangan otak pada anak.

Efek stunting ini lebih kepada tidak sempurnanya pertumbuhan fisik atu jasmani anak. 

Kondisi jasmani yang tidak sempurna tumbuhnya ini,  mengancam masa depan kualitas masa depan sumber daya manusia Indonesia.

Ini yang membuat pemerintah risau. Sampai Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keppres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Target Perpres itu, tahun 2024 prevalensi stunting di Indonesia turun dari 24.4% menjadi 14 %. 

Sementara standar stunting suatu negara dari WHO adalah 20%. Jadi kondisi saat ini prevalensi stunting di Indonesia masih di atas standar WHO.

Begitu seriusnya ancaman stunting, sampai ada lima pilar strategi nasional dalam penanganan stunting.  

Dilansir dari cegahstunting.id lima pilar pencegahan stunting sebagai berikut:

1. Komitmen dan Visi Kepemimpinan.

2. Kampanye Nasional dan Perubahan Perilaku.

3. Konvergensi Program Pusat,Daerah dan Desa.

4. Ketahanan Pangan dan Gizi.

5. Pemantauan dan Evaluasi.

Langkah lebih spesifik penanganan stunting juga digagas. Ada 10 langkah mengatasi stunting pada anak. Ini dilansir genbest.id  yakni:

-Perbaiki stunting sebelum usia 2 tahun.

- Berikan ASI terutama masa 0-6 bulan. Atau ASI Eksklusif.

-Perbaiki masalah menyusui bayi. Kaidah menyusuinya harus benar.

-Beri olahan protein hewani pada MP ASI.

1
2
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
TAGS :
#stunting
TERPOPULER