Pemilik KIS Mendapatkan Dana Bansos BPNT Rp2.400.000, Begini Cara Mendapatkannya
Klik tombol 'Cari Data', lalu muncul daftar penerima bantuan ini.
Disitu akan tampil data dirimu beserta dengan bantuan apa saja yang didapat.
Jika kamu belum membuat akun, disaranakan untuk membuat akun terlebih dahulu.
Apabila ketika kamu cek kamu sudah terdata disana, kamu bisa menunggu untuk mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) selama satu tahun dengan total Rp. 2.400.000,- yang akan disalurkan setiap bulannya.
BACA JUGA
Sosialisasi Arti Stunting dan Penyebab Harus Gencar, Ini Ancaman Generasi Masa Depan
Perlu diingat, tidak semua orang didalam DTKS bisa mendapatkan bansos regular dari Kemensos ini, karena bantun ini memiliki kuota sebanya 18 juta lebih KPM.
Jadi apabila data kamu sudah ada didalam DTKS, dan terdaftar kedalam penerima BPJS Kesehatan (KIS –PBI Gratis), kamu berpeluang besar untuk mendapatkan bantuan ini jika ada penambahan kuota kembali.
Jadi yang perlu kamu lakukan adalah bersabar sampai ada penambahan kuota yang baru.
BACA JUGA
Di Dunia, Data Stunting Menurut WHO, Mencapai 149,2 Juta Balita, Indonesia Bagaimana?
Nantinya bantaun ini akan disalurkan melalui paketan sembako senili Rp. 200.000,-/bulan, melalui agen e-waroeng.
Cara lainnya, bisa disalurkan secara tunai melalui kantor pos yang ada di wilayah tempat tinggalmu.
Untuk memastikan kamu terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan (KIS PBI Gratis) kamu hanya perlu melakukan tiga cara ini.
BACA JUGA
Peristiwa Pengeboman Pearl Harbour oleh Jepang dan Dampaknya Terhadap Indonesia
Seperti dikutip dari laman BPJS Kesehatan, peserta harus mengunduh aplikasi Mobile JKN terlebih dahulu melalui Google Play Store dan App Store dan mendaftarkan diri sebagai pengguna mobile dengan mengikuti langkah- langkah yang ada pada aplikasi tersebut.
Pertama, cek status keaktifan kepesertaan JKN-KIS melalui Mobile JKN:
Buka Aplikasi Mobile JKN, login menggunakan NIK/nomor kartu dan Password.
Masukan captcha pada kolom telah disediakan sesuai dengan yang tertera di Aplikasi. Klik Login.
BACA JUGA
Pendidikan Karakter kepada Anak, Penting Tidak Sih?