WASTU.ID - Masak Beragam olahan tempe, selain menghindari kebosanan, juga karena kandungan gizinya top. Bikin sehat!
Olahan tempe jangan dipandang sebelah mata. Gara-gara misalnya disandingkan dengan menu olahan daging sapi, ayam atau ikan.
BACA JUGA
Mie Gacoan? Bukan ini Resto Mie Asal Ciamis yang Viral Di Tiktok Yaitu Mie Jagoan Ciamis
Apapun menu dari olahan tempe, tidak kalah dasyat dari olahan daging sapi, ikan, atau daging ayam. Mau tahu?
Tempe merupakan makanan khas Indonesia. Walaupun memang bahan bakunya, yakni kacang kedelai harus impor daei Amerika. Sebab produksi dalam negeri belum mencukupi saja.
Dari berbagai sumber ditemukan soal bahasan tempe. Tempe terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi dengan diberi ragi tempe.
BACA JUGA
10 Jenis Street Food Dari Berbagai Negara Di Dunia, Ada Makanan Khas Indonesia
Ragi tempe ini bersumber dari beberapa jenis kapang Rhizopus : Rhizoous oligosporus, Rh oryzae, rh stolonifer dan Rh arrhizus.
Tempe yang dihasilkan daei fermentasi kedelai itu, mengandung sumber protein yang baik bagi tubuh. Setiap 100 gram tempe mengandung 20 gram protein.
Makan olahan tempe, Anda tidak rugi. Sebab salam tempe terdapat kandungan antioksidan tinggi. Antioksidan ini mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh yang bisa jadi pemicu kanker. Kok bisa ya?
BACA JUGA
Sama Namun Tak Serupa, Apa Perbedaan Gorengan Dengan Mendoan?
Karena dalam tempe terdapat kandungan isoflavon dan nutrisi. Jadinya radikal bebas dalam tubuh tertangkal.
Menyantap olahan tempe dalam menu apa saja, Anda akan memoeroleh sumber kalsium yang baik.
Dalam 100 gram tempe terkandung 155 miligram kalsium. Lebih tinggi kandungan dari kalsium pada susu. Setiap 100 gram susu terkandung 125 miligram kalsium.
Tempe juga baik untuk diet. Hal ini karena dalam tempe ada kandungan protein tinggi, serat yang tinggi dan lemak yang rendah.
BACA JUGA
SUKA PEDAS? Ini Resep Seblak Isian Suki yang Enak dan Nampol Pedasnya, Dijamin Seuhah