Yaitu, bila sudah diukur panjang atau tinggi badannya, lalu dibandingkan dengan standar, dan hasil pengukurannya ini berada pada kisaran normal.
Keluarga generasi milenial juga harus tahu bagaimana cara mencegah stunting di Indonesia:
1. Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil.
2. Beri ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan.
3. Dampingi ASI eksklusif dengan MPASI sehat.
BACA JUGA
DIBUKA HARI INI! Otorita IKN Buka Lowongan Kerja Buat 9 Formasi, Cek di Sini Syarat dan Ketentuannya
4. Terus memantau tumbuh kembang anak.
5. Selalu menjaga kebersihan lingkungan.
Pemberian gizi kepada ibu hamil sangat penting. Agar bayi yang dilahirkan memiliki panjang dan berat badan standar. Yakni berat minimal 2.5 kg dan panjang minimal 48 cm.
Ibu hamil generasi milenial harus emngetahui kebutuhan asupan gizi selama masa kehamilan. Yakni protein, kalsium, zat besi, hingga asam folat. Tujuannya supaya pertumbuhan janinnya baik.
Ini asupan nutrisi untuk ibu hamil dilansir dari sehatq.com:
BACA JUGA
Mau Tahu Apa KIP Kuliah 2023, Simak Penjelasan Ini
- Protein 75-100 gram.
- Kalsium 1.000 miligram setiap hari.
- Zat besi 27 miligram per hari.
- Asma folat 0.6 – 0.8 miligram per hari.
- Vitamin C 85 miligram per hari.
BACA JUGA
Ayo Cegah Stunting! Ibu Harus Jaga Kualitas MP ASI, Ikuti Cara Ini
Sebaiknya bahan nutrisi itu diperoleh alami dari berbagai makanan yang inu hamil konsumsi.
Nanti setelah melahirkan, ada fase menyusui. Ibu menyusui generasi milenial, bisa mencegah stunting dengan pemberian ASI eksklusif usia 0- bulan.
Pemberian ASI harus optimal. Pahami kaidah-kaidah dalam menyusui. Agar bayi mendapat asupan yang cukup sehingga tidak kurang gizi dan menjadi stunting.
Tentu masa menyusui ini asupan nutrisi ibu menyusui harus tersuplai baik.
Minimal, setiap hari mengonsumsi sumber protein hewani. Salah satunya mengonsumsi telur.
BACA JUGA
Sebetulnya Ramadhan Kareem Artinya apa Untuk Umat Muslim di Seluruh Dunia, Coba Cek Disini