WASTU.ID - WHO atau World Health Organization, menetapkan batasan stunting.
Menurut WHO, masalah kesehatan masyarakat itu kronis jika prevalensi stunting di atas 20%.
Faktanya, Stunting di Indonesia prevelensinya 21.6%. Angkanya masih di atas batasan dari WHO.
Stunting di Indonesia pada kahir tahun 2022, ssbagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo, sudah ada penurunan.
BACA JUGA
10 Kegiatan Menyenangkan Saat Hujan, Dijamin Bisa Menghilangkan Bosan
Saat Presiden Joko Widodo mulai menjabat di tahun 2014, angka stunting di Indonesia 37persen. Jauh di atas batasan WHO.
“Sebagaimana disampaikan oleh Menkes, di tahun 2022 angkanya sudah turun menjadi 2q.6 persen,†ujar Presiden Joko Widodo, seperti dilansir website Kemenkes RI.
Kenapa stunting perlu ditangani serius. Sampai presiden mengeluarkan Keppres tentang Stunting?
Ternyata, stunting di Indonesia, terutama yang terjadi pada balita, bisa berlanjut hingga usia dewasa.Â
Agar stunting di Indonesia di bawah standar batasan dari WHO, maka semua keluarga harus bergerak untuk mencegahnya.
BACA JUGA
Takut Keok Lawan AC Milan, Antonio Conte Diminta Kembali Berada di Pinggir Lapangan Saat Menjamu Rossoneri
Misalnya, langkah agar stunting di Indonesia jumlahnya menurun, juga pertumbuhan dan perkembangan anak secara menyeluruh tidak stunting, harus sedini mungkin dicegah.Â
Ada 2 langkah sebagai upaya pencegahan stunding di Indonesia dengan melakukan:
1. Pola Asuh Tepat
Memberikan pola asuh yang tepat untuk anak meliputi Inisiasi Menyusui Dini atau IMD, memberikan ASI eksklusif untuk bayi hingga usianya genap 6 bulan. Lak lanjutkan menyuaui hingga usianya 2 tahun.Â
2. Optimalkan Pemberian MPASIÂ
BACA JUGA
Kemenag Terbitkan KMA Kuota Haji 1444 H Berjumlah 221.000 Jemaah, Berikut Sebaran dan Ketentuannya
Makanan Pendamping Asi (MPASI), harus diberikan kepada balita secara teoat dan benarÂ
United Nations Children’s Fund (UNICEF) bersama dengan WHO (World Health Organization) sangat merekomendasikan, bayi yang berusia 6 sampai 23 bulan mendapat asupan makanan pendamping ASI atau MPASI yang tepat dan optimal.Â
Makanan pendamping ASI harus beragam. Setidaknya ada 4 atau lebih dari 7 macam makanan.
Jenis makanan tersebut:
1 Umbi atau serealia
BACA JUGA
Pendidikan Karakter kepada Anak, Penting Tidak Sih?