header iklan
Keutamaan Puasa Asyura Pada 10 Muharram, Beserta Tatacara dan Niatnya
Penulis : Denden Rusyadi |
Jumat 05 July 2024, 13:30 WIB |
Keutamaan Puasa Asyura Pada 10 Muharram, Beserta Tatacara dan Niatnya. Foto: pixabay

WASTU.ID -  Sejumlah hadits menerangkan tentang keutamaan puasa asyura pada 10 muharram

Adanya keutamaan ini diharapkan bisa menjadi renungan bagi umat islam agar termotivasi melaksanakan salah satu amalan di bulan muharram ini.

1. Puasa Asyura Merupakan Puasa yang paling baik setelah Ramadhan 

BACA JUGA : Sinopsis Lafran Perjalanan Hidup Penuh Inspirasi dari Film Terbaru Dimas Anggara

Salah satu keutamaan puasa Asyura adalah kedudukannya sebagai ibadah puasa yang paling utama setelah Ramadhan. 

Hal ini dinyatakan dengan jelas oleh Raaulullah saw dalam sebuah hadits, yang isinya sebagai berikut:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim)

Hukum puasa Asyura itu sunat muakkad, karena memiliki keutamaan yang luar biasa, dan menjadi amalan di bulan munarram yang istimewa

2. Melaksanakan puasa Asyura bisa menghapus dosa satu tahun yang lalu

BACA JUGA : Tempat Wisata Terbaru! Nimo Jungle Hot Spring, Pemandian Air Panas di Tengah Hutan Bandung

Keutamaan puasa asyura selanjutnya adalah bisa menggugurkan dosa-dosa yang kita lakukan selama satu tahun ke belakang. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah saw.

Dari Abu Qotadah Al Anshoriy, berkata,َ

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim).

Adapun mengenai pengampunan dosa di sini, imam nawawi mengatakan bahwa maksudnya adalah pengampunan untuk dosa-dosa kecil. 

BACA JUGA : Wisata Alam Batu Mahpar, Gugusan Batu Estetik yang Tercipta dari Lava Letusan Galunggung

Meski demikian, puasa Asyura yang menjadi salah satu amalan di bulan muharram, diharapkan bisa meringankan juha dosa-dosa besar yang dilakukan.

3. Dianjurkan melaksanakan puasa sehari sebelum puasa Asyura pada 9 Muharram

Nabi Muhammad saw, sebelum meninggal pernah menyampaikan noat dan keinginannya untuk berpuasa di hari kesembilan Muharram yang disebut puasa tasu’a.

Adapun riwayat mengenai hal tersebut termaktub dalam sebuah hadits berikut ini:

Ibnu Abbas radhiyallahu ’anhuma berkata bahwa ketika Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melakukan puasa hari ’Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,.

“Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani.” Lantas beliau mengatakan,

1
2
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
TERPOPULER